Pernahkah anda berfikir dan membandingkan mana yang lebih
mahal antara harga perhiasan dan harga sebuah restu dari Orang tua ? Restu yang
mencakup segalanya, lebih lebih restu untuk JODOH .
“Ketika seseorang memanjat pohon cinta, Pasti Orang itu
ingin memetik buah cinta” Kecuali Orang itu hanya ingin sekedar memanjat atau
sekedar berteduh dibawah tersebut. ( Play Boy or Play Girl ).
Dan ketika Orang tersebut berhasil memanjat dan hendak
memetik buah cinta tersebut, tiba tiba pohon cinta itu berbicara “Jangan!!,
jangan kau petik buah cinta itu, kau tak pantas menerima buah cinta itu”.
Si pemanjat menjawab
“Aku ingin memiliki buah itu,
kenginanku begitu besar untuk memilikinya, dan jika dengan mengambilnya aku
harus minta izin padamu, maka itu akan ku lakukan”.
Si pemanjat ibarat seorang lelaki yang ingin melamar
kekasihnya, Dia berjuang untuk mendapatkan hati Orang tua Si gadis untuk
mendapat restunya, Namun kita tau pasti ada keraguan dari Orang tua gadis yang
mau dilamar tersebut karena suatu alasan.
“Perhiasan itu mahal, Tapi pada akhirnya Restulah yang akan
menentukan seberapa mahal harga perhiasan tersebut”
Menurutku Restu bersifat tulus & Tulus itu berasal dari
hati, Hati yang baik pada akhirnya akan menemukan restu yang baik pula, Dan
segala yang baik adalah milik Alloh SWT.
Dan tak ada ganjalan sama sekali jika kita mengikuti cara
Alloh SWT.

No comments:
Post a Comment